MADINA – Dalam rangka Mengoptimalkan kinerja Penyuluh Agama Islam di Era Digital saat ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan pembinaan Penyuluh Agama Islam dengan tema : “Peran dan Fungsi Penyuluh Agama Islam Dalam Konten Pemberdayaan Ummat”, yang berlangsung di gedung MTsN 2 Panyabungan, Kamis (8/8/2024)
Kasi Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal Drs. H. Yahyamansyah S.Ag selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu mekanisme untuk meningkatkan kinerja Penyuluh Agama di bidang Konten di zaman digital ini.
“Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kinerja penyuluh dalam membuat konten, karena Penyuluh Merupakan Ujung tombak dalam pergerakan perubahan masyarakat di bidang keagamaan,” ungkap Yahyamansyah.
Selanjutnya Plt. Kakan Kemenag Kabupaten Mandailing Natal. H. Armen Rahmad Hasibuan, S. Ag., M.Kom dalam sambutannya mengajak seluruh peserta selalu bersyukur, karena dengan bersyukur akan mendapat keberkahan dalam semua hal.
Armen Rahmad juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama Memilik 5 Program yaitu :
- Meningkatkan Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas
- Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing
- Revolusi Mental dan Pembinaan Ideologi Pancasila
- Penguatan Moderasi Beragama
- Reformasi Birokrasi dan tata kelola untuk penguatan Implementasi Manajemen ASN, dan ASN juga memiliki tiga unsur yakni Kualifikasi, Redistribusi dan Kompetensi.
Ia juga menyampaikan berbagai tantangan diantaranya; pertama Globalisasi, WTO, ASEAN dan APEC. Kedua, Kemajuan Tekhnologi Informasi. Ketiga, Masalah Lingkungan Hidup. Keempat, Menjaga Kerukunan Umat Beragama. Kelima, Menangkal Radikalisme; dan keenam Pergeseran Kekuatan Ekonomi Dunia.
Plt. Kepala Kemenag juga menambahkan bahwa Fungsi Penyuluh yang merupakan Corong terdepan salah satu adalah sebagai Dinamisator, Motivator dan Stabilisator.
Diakhir kegiatan Plt. Kakan Kemenag mengajak seluruh peserta untuk lebih produktif dalam pelaksanaan Penyuluhanan baik di tengah-tengah masyarakat maupun di media sosial dan selalu bangun silaturrahim dengan masyarakat dan tetap solid.
“Mari kita tingkatkan kinerjanya baik di Majelis Taklim maupun di acara-acara masyarakat seperti tahlilan, wiridan dan syukuran demi jayanya penyuluh dan bermanfaat bagi umat,” pesannya. (MRL)









