Kasat Reskrim Polres Madina: Wira Terancam Dijerat UU Darurat dan Narkotika

MADINA – Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal (Madina) AKP Ikhwanudin, SH, MH, menyebut Wira Putra bakal terancam dijerat Undang-Undang Darurat tentang Kepemilikan Senjata Tajam dan Airsoft Gun, serta Undang-Undang tentang Narkotika.

Wira diamankan Tim Khusus yang dibentuk Kapolres AKBP Arie Sofandi Paloh yang terdiri dari dua satuan yakni, Sat Reskrim dan Sat Intelkam di sebuah jembatan di Kota Padangsidimpuan, Jumat (12/12/2025) dini hari pukul 00.30 WIB. Tim ini dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Ikhwanudin.

Kasat Reskrim dalam keterangan resminya diperoleh mengatakan, Wira merupakan target paling dicari Polres Madina dalam dua kasus, narkoba dan kepemilikan senjata tajam dan senjata airsoft gun.

“Dari Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polres Mandailing Natal masing-masing memiliki S.Kap (Surat Penangkapan) terhadap Wira,” kata Ikhwanudin.

Ikhwan menerangkan bahwa Wira terlibat atas kepemilikan senjata tajam dan senjata airsoft gun ketika warga Huta Puli menggerebek sebuah kedai milik Wira yang dikelola oleh Masrih Saragih yang dijaga oleh Ali Patwa pada, Jumat 14 November 2025.

Dari kedai tersebut, Polisi saat itu mengamankan tiga orang pria berinisial AP (42), AD (45), PT (32), dan dua pucuk senjata airsoft gun dilengkapi gas dan peluru, serta dua bilah senjata tajam bentuk samurai.

Kronologis penangkapan Wira di Sidimpuan

Kasat Reskrim AKP Ikhwanudin sebagai Komandan Tim Khusus bergerak ke Kota Padangsidimpuan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa Wira berasa di sebuah tempat diduga lokasi persembunyiannya.

Dia menerangkan, sesampainya Timsus di Padangsidimpuan, pihaknya membentuk strategi dalam penangkapan Wira. Wira berhasil dipancing keluar dari sebuah tempat ke wilayah jembatan di Sidimpuan.

“Pengintaian hingga pembuntutan berhasil. Wira diamankan ketika hendak nyebrang di salah satu jembatan di Sidimpuan malam hari itu,” kata Ikhwanudin.

Polisi berpangkat balok tiga emas dipundak ini menyebut, Wira sudah membuat resah masyarakat sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Huta Puli, Sihepeng Raya, dan Madina pada umumnya tidak kondusif.

“Penangkapan Wira ini sudah menjadi atensi,” ungkap Kasat Reskrim.

Masyarakat Huta Puli Ucapkan Terima Kasih ke Polisi

Warga Huta Puli, Kecamatan Siabu, diwakili oleh Kepala Desa, Zulhadi, mengucap syukur dan terima kasih atas penangkapan Wira. Zul menyebut, masyarakat sebelumnya sudah tidak yakin Wira bisa tertangkap.

Masyarakat di sini sangat bersyukur atas penangkapan Wira. Sebelumnya masyarakat tidak yakin Wira bisa tertangkap. Keraguan itu pupus sudah, kinerja kepolisian kini terbukti dalam pemberantasan narkoba,” kata Zulhadi.

“Mewakili seluruh lapisan masyarakat Desa Huta Puli, Kades Zulhadi mengapresiasi kinerja dari Tim Khusus (Intelkam, Sat Reskrim) dan Polsek Siabu atas pengejaran Wira.

“Polisi kami nilai memang serius dalam menyikapi keluhan masyarakat di sini. Terima kasih kami sampaikan kepada Kapolres Madina (AKBP Arie Sofandi Paloh) dan jajarannya,” ucap dia.

Kades Huta Puli berharap proses hukum Wira berjalan dengan lancar di Polres Madina sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (FAN)