HUT ke-8 IKM Madina, Dr. Kapsan diangkat jadi warga kehormatan

MADINA – DPD Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merayakan ulang tahun ke-8 di sekretariat IKM, Jalan Pembangunan Nomor 1, Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan, Minggu (18/8/2024).

Perayaan ulang tahun IKM Madina kali ini berlangsung dengan penuh kesederhanaan. Para pengurus IKM, anggota, bundo kandung, hadir dalam acara syukuran itu.

Hadir juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Madina, Dr. Kapsan Usman Nasution beserta keluarganya.

Dr. Kapsan menyampaikan rasa haru dan terima kasih karena telah diundang dalam syukuran HUT IKM Madina. Kapsan menyebut IKM Madina sangat kompak dan telah membuktikan bahwasanya IKM itu mampu membawa dampak positif bagi Kabupaten Madina.

“Mudah-mudahan dengan bertambahnya usia IKM ini, semoga orang-orang di dalamnya semakin kompak, solid dan maju,” ucapnya.

“IKM juga sudah membuktikan pengaruhnya di Madina. Contohnya beberapa bulan lalu ada peristiwa yang cukup besar di Madina soal Momoyo, itu pelopor paling depan dalam menuntaskan permasalahan itu adalah IKM, kalau tak ada IKM warga Madina akan pecah,” sambung Kapsan.

Ketua IKM Madina, Hermansyah Tanjung menyebut IKM berdiri di Madina tanggal 6 Agustus 2016. Kata Hermansyah, IKM Madina baru-baru berdiri masih kecil karena semua pengurus dan anggotanya masih asli Minang.

“Dulu suami-istri yang gabung di IKM masih asli orang Minang. Tapi saat ini orang-orang yang ikut di IKM adalah istri orang Mandailing suami orang Minang, begitupun sebaliknya. Kemudian simpatisan dan warga kehormatan juga diangkat gabung ke IKM,” jelasnya.

Hermansyah mengumumkan, dalam momentum HUT ke-8 IKM secara resmi mengangkat Dr. Kapsan Usman dan keluarganya untuk gabung IKM Madina melalui jalur warga kehormatan.

“Semoga bapak Kapsan berkenan, bapak kami angkat gabung ke IKM melalui warga kehormatan,” ucap Hermansyah. Kapsan terlihat senang dan bertepuk tangan.

Sementara Laura Bendro, Ketua Panitia HUT IKM dari perwakilan Bundo Kandung mengaku bangga atas kekompakan IKM Madina. Laura berharap ke depan IKM Madina semakin jaya dan sikap gotong-royongnya semakin solid.

“Saya berterima kasih dengan Bundo lain yang mau berbagi tenaga untuk menyediakan makanan untuk kita sajikan HUT IKM ini. Saya berharap juga untuk ke depan bisa lebih solid lagi. Bisa saling rangkul, sebab kita adalah perantau dari Minang ke Madina,” ungkapnya.

Terakhir, Penasehat IKM Madina, H. Nedi mengucap syukur diusia IKM ke depan tahun, mampu terus bertahan.

“Semoga kita semuanya kompak dan segala kegiatan yang kita lakukan berdampak positif bagi diri kita dan masyarakat Madina,” tutupnya. (FAN)