Batahan| Para petani sawit di Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal mulai merasa lega, karena harga Tandan Buah Sawit (TBS) mulai berangsur naik.
Pradi salah seorang petani sawit di Desa Kubangan Tompek, Selasa (10/11/2020) menyampaikan, harga jual TBS ditingkat pengumpul saat ini mencapai Rp.1.600 per kilogramnya atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 400 per kilogramnya.
“Sebulan yang lalu harga jual TBS di tingkat pengumpul masih Rp.1.200 per kilogramnya, saat ini harganya sudah mencapai Rp.1600” ujarnya.
Menurut Pradi, terjadinya kenaikan harga sawit ini dikarenakan adanya musim trek sawit.
“Sudah menjadi tradisi disini, kalau hasil panen mulai melimpah harganya akan turun, saat ini kan lagi musim trek buahnya pun sedikit makanya harganya mulai naik kembali,” ujarnya.
Meskipun adanya kenaikan harga sawit ini belum berpengaruh banyak terhadap kesejahteraan para petani sawit di wilayah itu.
“Kalau lagi musim trek meskipun harganya naik tidak seimbang dengan upah panen yang dikeluarkan. Untuk menambah penghasilan para petani biasanya kami ikut menjadi tukang muat,” ucapnya.
Dengan kondisi ekonomi saat ini Pradi berharap kepada pemerintah agar mencarikan solusi untuk menstabilkan harga sawit ditingkat petani.
“Kita berharap kepada pemerintah agar memberikan solusi untuk menstabilkan harga sawit ini” harap Pradi. (M-14)












