Dinas Pertanian Madina Sebut Kuota Pupuk Subsidi Bertambah 2 Ton

PANYABUNGAN, – pupuk bersubsidi langka ditingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi sorotan banyak pihak. Karena, di tengah situasi ekonomi sulit akibat pandemic Covid-19, petani harus merogoh kocek lebih besar untuk membeli pupuk non subsidi

Kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Madina dibantah Dinas Pertanian. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Madina, Yurita. ia menyebut tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi melainkan disebabkan sistem yang berubah dari kebiasaannya

“Sebenarnya pupuk di Madina tidak langka, hanya saja sistem penebusan ke distributor sekarang dengan cara online, ini berbeda dengan tahun lalu, di situ permasalahannya,

“Bahkan tahun ini kuota pupuk subsidi kita bertambah 2 ton. Kemarin kita mendapat 2.478 ton, dan tahun ini kita mendapat 2.480 ton,” ungkap Yurita

Dengan perubahan sistem tersebut, jelasnya, realisasi pupuk subsidi kepada masyarakat petani saat ini baru sekitar 33,5 persen. Di sisi lain, ia menyebut jumlah penyalur atau distributor pupuk subsidi di Kabupaten Madina adalah 124 kios yang tersebar di semua kecamatan selain Kecamatan Natal, Batang Natal, dan Kecamatan Muara Batang Gadis. (MN-16)