MohgaNews|Nagajuang – dalam dunia pendidikan ada pepatah yang mengatakan “tuntutlah ilmu mulai kamu lahir sampai tutup usia” hal ini sejajar dengan prinsip yang ditanamkan oleh Drs H Dahlan Hasan Nasution dalam menjalankan pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Bagaimana tidak? Karena Dahlan Hasan punya prinsif “berbuat baiklah untuk orang lain selama kita masih hidup”. Hal ini kembali ditunjukkan Bupati Madina yang sedang cuti kampanye Dahlan Hasan Nasution saat mengerjakan perbaikan jembatan di wilayah Kecamatan Nagajuang pada Jumat malam (30/10) hingga Sabtu pagi (31/10)
Tidak mengenal waktu siang maupun malam, Dahlan Hasan Nasution menyahuti aspirasi masyarakat Nagajuang yang mengeluhkan jembatan rusak. Hal itu disampaikan warga Nagajuang sewaktu kunjungan Dahlan pada hari Rabu (28/10)
Ketika itu, tokoh masyarakat Nagajuang Zainal Sombolon yang turut mendampingi Dahlan dan rombongan menyampaikan aspirasi warga ke calon Bupati nomor urut 2 itu. Salah satunya adalah soal jembatan yang sudah rusak dan sulit dilalui warga. Jembatan tersebut berada di jalan penghubung ke Aek Garut. Di sisi lain, sebagian besar masyarakat di Kecamatan Nagajuang sumber penghasilannya adalah dari pertanian sementara jembatan itu diperlukan warga setiap hari menuju areal pertanian mereka.
Mendengar keluhan masyarakat setempat, berselang dua hari, Dahlan Hasan Nasution menurunkan alat berat beserta peralatan yang diperlukan untuk perbaikan jembatan tersebut. Dahlan Nasution sendiri ikut beserta tim yang mengerjakan perbaikan jembatan tersebut yang dimulai pada malam hari hingga dini hari.

“selagi kita masih punya kekuatan, tidak ada kata lelah membantu masyarakat yang memerlukan kita. Semoga apa yang kita kerjakan selama ini tidak dikait-kaitkan dengan Pilkada.
“Saya ingin menunjukkan kepada semua generasi muda kita bahwa pemimpin itu bukan dilayani, melainkan pelayan bagi rakyat, melayani rakyat itu bisa dilakukan apabila dengan niat iklhas. di sisa umur yang diberikan yang Maha Kuasa, kita harus mengabdi kepada masyarakat. bisa kita bayangkan dengan kondisi jembatan yang rusak bagaimana masyarakat kita mencari nafkah harus berhadapan dengan jembatan yang bisa saja sewaktu-waktu mencelakai mereka,” kata Dahlan
Ahmad Simanjuntak, salah satu tokoh masyarakat Banua Rakyat mengaku sangat bangga punya pemimpin yang ikhlas membantu masyarakat
“Kami mengenal pak Dahlan ini memang dekat dengan rakyat kecil, orangnya pekerja keras dan tidak mengenal waktu untuk membantu kepentingan masyarakat banyak. Ini sudah terbukti di kampung kami, di usianya yang tidak muda lagi masih sanggup turun langsung dan mengerjakan perbaikan jembatan hingga larut malam bahkan menjelang subuh,
“kami berdoa semoga Madina tetap memiliki pemimpin seperti pak Dahlan, semoga beliau kembali terpilih,” kata Ahmad.
Dapat diketahui, Dahlan Hasan Nasution memang kerap melakukan aksi nyentrik, sebagai kepala daerah ia banyak menghabiskan waktunya turun ke lapangan menyahuti keinginan masyarakat. Dahlan Nasution sering tidur di tengah hutan ketika memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak serta membuka akses jalan.
Lain dari kebiasaan kepala daerah yang bisa saja menginstruksikan pejabatnya untuk turun menyahuti keinginan rakyat. Beda dengan Dahlan yang turun langsung mengerjakan. (M-07)






