MohgaNews|Panyabungan – Peguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Puja Kesuma) mengadakan silaturahmi sekaligus pemberian mandat Ketua Pelaksana Puja Kesuma Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kepada Yusfan SSos MM paska berpulangnya ke Rahmatullah Ketua Puja Kesuma Madina, Abu Hanifah belum lama ini
Acara silaturahmi Puja Kesuma berlangsung di komplek wisata Sampuraga Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat, Selasa malam (27/10/2020)
Hadir dalam silaturahmi tersebut Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution yang saat ini sedang cuti kampanye hingga tanggal 5 Desember. Turut hadir anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Parulian Tambunan.
Pada kesempatan tersebut, Dahlan Hasan diberikan blangkon (penutup kepala pakaian khas Jawa) oleh pengurus Puja Kesuma.
Puja Kesuma menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Dahlan Hasan Nasution yang telah memberikan perhatian penuh bagi Puja Kesuma.
“Pak Dahlan ini kami anggap sebagai Ketua Umum kami, beliau banyak berjasa bagi Puja Kesuma dan punya perhatian penuh. Kami sangat bangga atas kepedulian bapak selama ini,” ujar pengurus Puja Kesuma Madina dalam sambutannya
Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya menyampaikan Puja Kesuma selama ini sudah cukup baik dalam menjalankan roda organisasi. Dan baru-baru ini Puja Kesuma mendapat musibah yang mana Ketua Puja Kesuma Madina Abu Hanifah berpulang ke Rahmatullah
“Kita doakan almarhum Abu Hanifah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Almarhum adalah orang baik, cakap bergaul, dan punya prestasi yang membanggakan. Sekarang saudara Yusfan ditunjuk untuk melaksanakan tugas-tugas sampai tiba waktunya melaksanakan Musda. Perlu kita ketahui, hampir 40 persen masyarakat Madina suku Jawa. Dan di daerah kita ada suku Mandailing, Batak, Melayu, pesisir, Minang, dan Nias. Ini menandakan bahwa Kabupaten Madina adalah miniatur Indonesia.
“Karena itu saya mengajak kita semua ke depan mari kita tingkatkan sinergitas bagaimana membangun Puja Kesuma kiranya lebih baik terkhusus dari segi perekonomian,” kata Dahlan
Calon Bupati nomor urut 2 di Pilkada Madina itu menyampaikan keinginannya untuk membuat tempat kursus belajar ada istiadat dan kesenian Jawa. Sehingga masyarakat suku Mandailing bisa belajar, begitu juga sebaliknya suku Jawa bisa lebih memahami suku Mandailing
“Ini tujuannya adalah kerukunan dan membudayakan rasa saling memiliki dan saling menghargai. Selain rumah kursus, kita juga perlu membuat sebuah pusat ekonomi kreatif dari kerajinan tangan adat Jawa. Misalnya blangkon yang kita kenakan di kepala, ini bisa jadi peluang usaha yang menghasilkan uang. Artinya blangkon ini bukan lagi hanya suku Jawa saja yang memakainya, tapi orang di luar suku Jawa menyukainya dan tertarik untuk memilikinya, dan pada akhirnya keberagaman suku, adat dan budaya di daerah kita ini menjadi sebuah kekuatan bagi kita semua dalam menyongsong pembangunan daerah,” kata Dahlan.
Di sisi lain, Dahlan Hasan meminta Puja Kesuma untuk mengikuti program ketahanan pangan pada sektor pertanian dan holtikultura. Hal ini mengingat Kabupaten Madina mendapat program perhutanan sosial yang akan dialihfungsikan untuk lahan pertanian dan perkebunan
“Saya sangat paham betul masyarakat kita dari Puja Kesuma punya semangat bekerja yang luar biasa. Kebetulan kita akan mengembangkan sektor pertanian, saya minta nanti Puja Kesuma secepatnya membentuk kelompok tani, dengan demikian bantuan subsidi dari Pemerintah akan lebih mudah kita dapatkan, seperti bibit, pupuk, peralatan alsintan, dan sarana prasarana pertanian lainnya,” tambah Dahlan
Lalu, Parsaulian Tambunan, anggota DPRD Sumatera Utara dari Komisi B yang membidangi pertanian, kehutanan, perkebunan dan pariwisata. Ia mengatakan saat ini sedang menggenjot program di bidang pertanian, dan salah satu daerah yang akan dikembangkan adalah Kabupaten Madina
“Saya melihat semangat membangun pak Dahlan sangat luar biasa. Karena itu kita dari komisi B DPRD Sumut akan mendorong sektor pertanian di Madina. Karena itu kami meminta masyarakat Madina begitu juga dari Puja Kesuma supaya menyiapkan kelompok tani. Melalui kelompok ini nanti akan dikucurkan bantuan, mulai dari bibit, pupuk, alsintan, jalan usaha tani, dan semua kebutuhan di bidang pertanian,” ujar Parsaulian. (MN-01)






