MADINA – akibat curah hujan yang terjadi mulai hari Kamis malam hingga jumat dini hari, akses jalan menuju Kecamatan Ulupungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terjadi longsor. Akibatnya belasan desa di wilayah itu terisolasi, alias sulit untuk dilewati, karena akses jalan ini satu-satunya menuju kecamatan itu.
Informasi diperoleh dari Rahmad (33), warga Simpang Duhu. Hujan deras yang tak henti mulai malam hingga pagi menyebabkan dua titik ruas jalan terjadi longsor, yaitu di perbatasan Desa Hutarimbaru dengan Desa Tolang.
“Ada dua titik longsor, di perbatasan Hutarimbaru dengan Tolang dan perbatasan Simpang Duhu dengan Alahan Kae,” katanya kepada Mohganews, Jumat (11/10/2024) siang
Akibat kejadian longsor tersebut, hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat, sedangkan kendaraan roda empat sulit untuk bisa menembus material longsor berupa lumpur dan pasir batu.
“Kejadiannya tadi malam, pagi ini warga gotong royong membantu memisahkan gundukan material longsor, alhamdulillah sepeda motor sudah bisa lewat, kalau mobil masih sulit,” terangnya.
Warga meminta pemerintah melalui UPT jalan Kotanopan segera tanggap dan menurunkan bantuan guna memperbaiki jalan tertimbun longsor di wilayah itu, agar tidak berdampak pada perekonomian masyarakat.
Hasanah, salah seorang pegawai yang berdinas di Kecamatan Ulupungkut turut mengeluhkan kondisi jalan yang sering mengalami longsor, bahkan lebar jalan mulai mengecil dan membahayakan pengguna jalan.
“Setiap turun hujan selalu terjadi longsor, kami yang bertugas di Ulupungkut selalu terkendala sampai di tempat kerja. Harapan kami kepada pemerintah khususnya instansi yang bertanggung jawab pemeliharaan jalan ini cepat tanggap, sehingga setiap terjadi longsor, petugas bisa langsung bekerja memperbaikinya,” harap dia. (MRL)









