Bupati Madina Beri Penghargaan ke PT SMGP

Madina139 Dilihat

MADINA – Bupati Madina, Saipullah Nasution memberikan piagam penghargaan kepada PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) atas kontribusi nyata perusahaan di bidang pendidikan melalui program beasiswa bagi mahasiswa-pelajar berprestasi yang kurang mampu. Penghargaan diberikan bupati pada Kamis malam (24/9/2026) di pendopo rumah dinas, Desa Parbangunan, Panyabungan.

Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan, dr. Muhammad Faisal. Penghargaan diterima Zico D.P mewakili pimpinan PT SMGP didampingi koordinator tim CDCR, Ade Robi Cahyadi. Pada kesempatan ini turut disaksikan tim dari Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM RI yang sedang melakukan kunjungan ke site PT SMGP.

Bupati Saipullah Nasution mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada PT SMGP karena konsisten dalam program pemberian beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi.

“Pemerintah Kabupaten Madina mengapresiasi program beasiswa PT SMGP, juga program pemberdayaan masyarakat. Program ini sangat membantu masyarakat kita termasuk membantu peran pemerintah juga. Harapan kita jumlah penerimanya tahun depan bertambah sehingga manfaatnya lebih besar lagi untuk masyarakat,” ungkap Saipullah.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas bantuan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT SMGP, seperti pembinaan UMKM yang telah nyata dirasakan masyarakat manfaatnya, juga bantuan sarana air bersih ke sekolah pesantren.

Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP, Ali Sahid melalui Zico D.P menyampaikan tahun ini jumlah penerima manfaat beasiswa sebanyak 44 orang mahasiswa, naik hampir 50 persen dari jumlah quota penerima tahun sebelumnya yaitu 30 orang, termasuk di dalamnya mahasiswa yang sedang kuliah di luar negeri.

“Beasiswa ini salah satu bentuk komitmen PT SMGP bidang pendidikan sekaligus kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun mulai tahun 2022 yang lalu, sebagai bentuk kepedulian melalui program CSR bekerja sama dengan kepala desa dalam seleksi calon penerima beasiswa,” ujar Ali Sahid.

Ia menjelaskan Departemen CDCR dalam menjalankan program pemberdayaan berpedoman pada 5 pilar yakni ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial budaya dan keagamaan. Selain untuk regular di 10 desa, ada pertambahan beasiswa khusus, untuk yang berprestasi tingkat nasional. Seperti tahun kemarin dari desa Sibanggor Tonga bidang pengembangan drone sampai mengikuti lomba internasional.

“Alhamdulillah yang bersangkutan sudah bekerja di perusahaan perawatan pesawat Air Bus, Lion Air. Kita berharap tahun ini juga ada yang mampu membawa nama harum daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan ini bupati dan jajaran PT SMGP terlihat berdiskusi tentang pengembangan panas bumi dan peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat. (EEL/Rel)