Apa Kabar Pembangunan Pasar Baru Panyabungan Yang Terbakar?

MohgaNews|Madina – Kebakaran hebat terjadi di pasar baru Panyabungan pada lebaran kedua bulan Juni kemarin mengakibatkan 844 kios dan loss ludes dan tidak bisa digunakan lagi. Dan, sampai sekarang belum ada perbaikan maupun tempat baru bagi pedagang.

Sementara, ratusan pedagang sampai sekarang masih menunggu kepastian dari Pemerintah Daerah, dan saat ini mereka memilih lokasi parkir pasar baru Panyabungan sebagai tempat mereka berjualan.

Yang menyedihkan ketika hujan, pedagang kucar-kacir untuk menyelamatkan dagangan mereka, karena tempat sementara yang mereka manfaatkan itu hanya kios kecil ditutup tenda terpal.

“Sudah hampir 3 bulan sampai sekarang belum ada kepastian tempat dari Pemerintah. Kami kesulitan jualan di lokasi parkir ini, apalagi turun hujan, kami terpaksa menyelamatkan dagangan kami biar tidak basah, belum lagi lumpur dan air menggenang disini,” keluh Riszky (30) pedagang pakaian di pasar baru Panyabungan kepada MohgaNews, Rabu (29/8/2018)

Kepala bidang pasar dinas perdagangan Pemerintah Kabupaten Madina, Ahyar Rangkuti yang dihubungi MohgaNews mengatakan, sejauh ini pekerjaan relokasi pasar baru Panyabungan terhenti dikarenakan anggaran yang ada hanya sebatas penimbunan areal relokasi pasar yang berada di belakang pasar baru Panyabungan.

“Anggaran yang tersedia uhanya untuk penimbunan, dan untuk pembangunan tempat kita masih mengajukan dalam pembahasan Perubahan APBD Madina tahun 2018,

“Kita berharap, di P-APBD tahun 2018 ini anggarannya dapat ditampung dan dilanjutkan untuk APBD tahun 2019, supaya pekerjaan pembangunan pasar baru Panyabungan dapat dilaksanakan,” sebut Ahyar. (MN-01)