PANYABUNGAN,- pengurus Keluarga Alumni Timur Tengah (PKATT) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan mengusulkan kepada Bupati dan DPRD setempat terkait segala perbuatan terlarang untuk dijadikan Peraturan Daerah (Perda) Syariah termasuk game domino scatter.
Ketua PKATT Kabupaten Madina, H Salman Ahmad Nasution kepada MohgaNews menceritakan pertemuan dengan Ketua DPRD, Erwin Efendi Lubis SH pada Senin kemarin selain membahas atraksi tari ular, mereka juga akan mengusulkan penerbitan Perda Syariah untuk segala perbuatan yang melanggar norma agama seperti perjudian, jam beroperasi tempat hiburan malam dan lainnya.
“Kita mau memperjuangkan Perda Syariah. perjudian dan segala prostitusi termasuk hiburan malam, yang paling utama menjadi fokus kita adalah jangan dikasih lagi peluang kepada waria yang penghias pengantin. Jika mereka mau menghias, sopanlah pakaiannya dan perilakunya,” ungkap H Salman, Selasa (1/2/2022) malam.
H Salman mengatakan, jika bala turun ke dunia, itu disebabkan perbuatan kita sendiri.
“Tak ada hubungan politik di sini, ini memang murni karena Allah SWT. Ini akan kami perjuangkan termasuk game terbaru berbau judi yang banyak diperbuat oleh masyarakat dan kami dengar aparat ikut juga yaitu game online Scatter,” tegasnya.
Terakhir, H Salman berharap ke depan Madina lebih baik, masyarakatnya bisa lebih religius, pemimpinnya bisa lebih adil menempatkan sesuatu perkara serta lebih arif, bijaksana untuk menjadi pengayom dan pelindung masyarakat. (MN-08)






