MohgaNews|Madina – awal tahun sebaiknya dimaknai dengan momentum intropeksi diri untuk menjadi manusia yang lebih baik.
Demikian dikatakan Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila kabupaten Mandailing Natal (Madina), Muhammad Ridwan Lubis SPd kepada MohgaNews di Panyabungan, Jumat (4/1/2019)
Ridwan menyebutkan, masa lalu merupakan sebuah pengalaman dan guru terbaik yang dapat mengubah prilaku seseorang agar menjadi lebih baik.
“Masa lalu adalah pengalaman berharga dan guru terbaik bagi kita. Awal tahun ini sebaiknya kita jadikan momentum bermuhasabah, intropeksi diri, merenungi kembali, tujuannya agar kita bisa menjadi lebih baik,” kata Ridwan Lubis.
Ia mengatakan, saat ini masyarakat dihadapkan dengan perkembangan teknologi dalam setiap sendi kehidupan, dan perkembangan itu terjadi setiap saat dan setiap waktu.
“Sekarang kita berada di zaman teknologi yang terus berkembang, tentu saja kita tidak ingin tergerus zaman. Apalagi selama ini masyarakat kita di Mandailing Natal masih cenderung sebagai konsumen, dan hanya sebagai pemakai hasil karya dari luar.
“Ini salah satu penyebab kita masyarakat di daerah selalu tertinggal, bila kita tidak berubah, makanya generasi kita akan terus tertinggal. Ini yang perlu kita selamatkan, kita ingin generasi muda kita bisa lebih baik dan bisa lebih produktif,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Muhammad Ridwan Lubis yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Mandailing Natal itu mengatakan, momentum awal tahun harus dijadikan sebagai bahan evaluasi dan intropeksi diri.
“Kita berharap semua pihak bisa mengevaluasi diri masing-masing, Pemerintah mengevaluasi kebijakannya, masyarakat juga mengevaluasi diri masing-masing. Sehingga ke depan masyarakat Mandailing Natal bisa lebih maju,” ucapnya. (MN-01)






