Korban Banjir Sulangaling Kesulitan Mencari Makan

MUARA BATANG GADIS,- Warga 4 Desa di Wilayah Sulangaling Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa kesulitan mencari nafkah untuk memenuhi kehidupan sehari-hari pasca bencana alam banjir yang melanda pemukiman mereka.

Seperti dikatakan Ketua BPD Desa Lubuk Kapundung I, Pagian Batubara kepada MohgaNews, Senin (27/12/2021). Ia mengaku jika 3 hari bantuan sembako dari berbagai pihak tidak datang, masyarakat akan terancam makan.

“Mayoritas usaha masyarakat di sini adalah bercocok tanam holtikultura seperti bertani padi, sayur, dan tanaman lainnya. Pasca banjir kemarin, lahan warga gagal panen sehingga tidak ada lagi yang diharapkan,” keluhnya.

Pagian bersyukur hadirnya ketua DPRD, Erwin Efendi Lubis bisa menyampaikan keluhan tersebut.

“Alhamdulillah apa yang kita sampaikan kepada Ketua DPRD, disambut dengan baik,” imbuhnya.

Erwin menyikapi dan berharap bantuan tambahan diberikan Pemkab Madina terhadap warga sulangaling.

“4 ton beras dan beberapa jenis makanan lainnya hari ini kita salurkan ke lokasi ini. 1 ton per desa, mudah-mudahan bisa membantu saudara kita ini, saya berharap kepada siapa pun yang ingin membantu, segeralah perhatikan mereka,” imbuhnya.

Secara terpisah, pemilik perahu robin yang membawa rombongan Erwin bernama Samsuddin Pulungan mengaku bantuan dari pihak perusahaan PT RMM, PT Alam, DPD Partai PKS Madina dan Pemerintah Daerah beberapa waktu lalu sudah diserahkan.

“Bantuan sudah ada yang masuk dari beberapa pihak, tapi masih banyak kekurangan, kami bersyukur dan berterima kasih kepada segenap yang membantu,,” ungkap kakek tua pekerja sopir perahu robin 20 tahun itu.

Berdasarkan data jumlah penduduk di 4 Desa wilayah sulangaling, keseluruhan penduduk berjumlah sekitar 4.000 jiwa dengan rincian Lubuk Kapundung I 230 Keluarga, Lubuk Kapundung II 215 Keluarga, Ranto Panjang, 385 Keluarga dan Hutaimbaru 240 Keluarga. (MN-08)