PANYABUNGAN, – usai kejadian penjambretan pada Selasa (14/12/2021) pekan lalu di Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan korban dua orang yaitu Nurjannah (14) dan Windi (18).
Aksi serupa pun terjadi kepada korban Juli Melindari Batubara. Juli merupakan seorang karyawan di salah satu toko ponsel. Ia adalah promotor smartphone merk OPPO
Kejadian dialami korban pada Kamis (16/12/2021) malam sekira pukul 21.00 Wib, di simpang tiga Jl. Kolonel HM Nurdin Panyabungan 1 Kecamatan Panyabungan.
“Saat itu saya dengan tiga orang teman sedang jalan pulang dari toko menuju kos. Saya ambil hand phone dari tas, saat itulah tiba-tiba ada sepeda motor merk Honda beat dengan dua orang berboncengan, langsung merampas HP dari tangan saya,
“Kami coba teriak minta tolong tapi pelaku cepat sekali lari motornya,” kata Juli
“Pelaku yang dari belakang memakai kaus warna gelap, rambut sedikit gondrong,” tambahnya sembari menyebut jenis hand phone miliknya yang dirampas itu merk OPPO tife A53 warna hitam
Kejadian yang menimpa Juli ini sudah mereka laporkan ke Polsek Panyabungan. Tapi, sampai sekarang belum ada kejelasan soal siapa pelakunya
“Kami sudah laporkan, tapi kami belum dapat perkembangan soal pelakunya,” pungkasnya
Terpisah, Bendahara MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina, Mahyuddin Nasution SH meminta Polres Madina segera menangkap pelaku. Sebab, aksi penjambretan ini sudah meresahkan masyarakat. Terlebih korban pada kejadian di jalan Willem Iskandar Pidoli Lombang kemarin mengalami kecelakaan hingga dirawat di RSUD Panyabungan.
“Kami harap ini salah satu prioritas Kapolres Madina yang baru. Karena ini menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat. Tolong segera tangkap pelakunya,” kata Mahyuddin, Sabtu (25/12/2021)
Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat lebih hati-hati menggunakan telepon seluler apalagi saat berkendara
“Sesuai peraturan, pengguna kendaraan bermotor dilarang menggunakan telepon seluler saat berkendara. Karena itu, masyarakat harus mematuhi itu. Pada saat berkendara amankan smartphone di tempat yang aman, jangan lengah, karena pelaku kejahatan melakukan aksinya bila ada kesempatan. Dan menggunakan telepon saat berkendara juga berpotensi kecelakaan,” ujarnya. (MN-01)






