MohgaNewsIMadina – 84 keluarga di Desa Tandikek Kecamatan Ranto Baek Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima bantuan langsung tunai (BLT) penanggulangan Covid-19 tahap ketiga, Minggu (26/7/2020)
Warga penerima BLT dari dana desa tersebut pun bersyukur, karena bantuan itu akan dapat mereka manfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di madrasah yang ada di desa tersebut.
Hadir mewakili Camat Ranto Baek yaitu Kepala seksi Ketenteraman dan Ketertiban umum, Darwin beserta unsur Muspika Kecamatan Ranto Baek.
Kepala Desa Tandikek Bardansyah mengatakan, jumlah penerima BLT mulai dari tahap pertama sampai tahap ketiga berjumlah 84 keluarga dari jumlah kepala keluarga di desa itu 231 KK.
“Jumlah penerima kita sebanyak 84 keluarga dari 231 kepala keluarga yang ada di sini. Setiap penerima mendapat Rp 600 ribu,” kata Bardansyah.
Ia menjelaskan soal penerima bantuan tersebut di luar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan(PKH) dan Program beras untuk keluarga sejahtera (Rastra).
“Kita dari pihak aparat desa sudah menyeleksi keadaan ekonomi masyarakat, ada juga penerima BST 32 Orang, PKH 42 orang dan Rastra 48 orang, mereka tidak mendapat BLT lagi, peraturan dari pemerintah pun begitu, untuk penerima BLT sudah benar- benar yang membutuhkan,” ungkapanya
Kepala desa berharap bantuan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan dasar rumah tangga. Ia juga berpesan bagi warga yang tidak masuk penerima BLT agar tidak berkecil hati. Karena sudah mendapat BST, PKH, dan Rastra.
“Pandemi ini berdampak bagi kita semua, tapi dana yang ada tidak memungkinkan harus dibagi rata ke semua warga. Karena itu yang kita masukkan ke penerima BLT adalah yang ekonominya lemah dan tidak ikut penerima BST maupun PKH,” tambahnya.
Sementara Burhan Lubis (60) salah satu penerima BLT berterima kasih kepada pemerintah khususnya kepada kepala desa. Bantuan tersebut sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Ini sudah sangat membantu kami, karena hasil karet sekarang tidak bisa menutupi kebutuhan ekonomi keluarga. Beruntunglah ada bantuan ini,” kata Burhan. (MN-11)






