MADINA – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meraih sejumlah kategori penghargaan atas keberhasilan mencapai target program nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Republik Indonesia.
Penghargaan yang diberikan itu sesuai keputusan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 84/KEP/E4/2025 tentang Penerima Penghargaan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi dan Perangkat Daerah/Kabupaten/Kota Terbaik Pada Pelayanan Keluarga Berencana Serentak di Pasar Tradisional tahun 2025.
Penghargaan disebut dalam diktum kesatu dibagi menjadi tiga wilayah regional berdasarkan wilayah Jawa Bali, Luar Jawa Bali I, dan Luar Jawa Bali II, dengan kategori berdasarkan;
a. Rata-rata pelayanan Keluarga Berencana (KB) terbanyak di pasar tradisional.
b. Rata-rata pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) terbanyak di pasar tradisional.
c. Capaian KB MKJP tertinggi terhadap total pelayanan KB
d. Jumlah pasar tradisional terbanyak yang melayani KB.
Dilihat dalam Keputusan Menteri BKKBN RI, Wihaji, yang ditetapkan di Jakarta 11 April 2025 menuangkan beberapa Provinsi, Kabupaten/Kota di Indonesia mendapat penghargaan atas capaian 4 poin kategori di atas.
Provinsi Sumatera Utara masuk wilayah regional Luar Jawa Bali I. Provinsi Sumut meraih peringkat terbaik pertama kategori rata-rata pelayanan KB terbanyak di pasar tradisional dengan akseptor 108. Sumut menggungguli Provinsi NTB dan Lampung.
Sumatera Utara juga meraih peringkat terbaik kedua dalam menjalankan kategori jumlah pasar tradisional terbanyak yang melayani KB. Posisi ini provinsi peringkat pertama adalah Kalsel, peringkat ketiga Sumatera Barat.
Beralih ke tingkat Kabupaten/Kota. Dalam keputusan Menteri BKKBN tersebut, Kabupaten Madina Provinsi Sumut meraih peringkat terbaik ketiga untuk wilayah regional luar Jawa Bali I kategori Pelayanan KB MKJP terbanyak dengan akseptor 251. Posisi terbaik pertama diraih oleh Kabupaten Deli Serdang, dan peringkat kedua Kota Medan.
Tidak puas hanya dengen 1 kategori, DPPKB Madina juga meraih peringkat terbaik pertama atas jumlah pasar tradisional terbanyak yang melayani KB dengan poin 21. Madina unggul atas pencapaian Kabupaten Asahan dan Padang Pariaman. (FAN)






