PASAMAN – pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah Sumatera Barat mengalami pemungutan suara ulang, salah satunyabdi Jorong Huta Nagodang, Nagari Tampus Damai Ujung Gading.
Pemungutan suara ulang ini antusias warga menurun dibandingkan pemilihan tanggal 14 Februari yang lalu. Hal ini diketahui melalui informasi yang diperoleh Mohganews dari mahasiswa STAIN Mandailing Natal (Madina) yang sedang menjalani masa KKL di Kabupaten Pasaman Barat.
Kholilah, salah satu mahasiswa KKL di saja mengatakan, Jorong Huta Nagodang memiliki 4 TPS dan dalam masing- masing TPS memiliki jumlah pemilih sebanyak 150 orang, namun yang hadir hanya berkisar 69 orang. Minimnya kehadiran pemilih terlihat di tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tidak ada antrean pemilih seperti pada saat pemilihan 14 Februari 2024 dan masih banyaknya kertas suara yang lebih, serta petugas TPS bekerja terlihat lebih santai.
Hamidah SH, selaku Ketua TPS 10 yang berada di jorong Huta Nagodang, mengatakan pemilihan di buka mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 12.00 WIB, jumlah pemilih yang datang hanya sedikit dan tidak mencapai 50 persen dari pemilihan pada 14 Februari 2024 lalu. Hal yang menjadi penyebab kurangnya antusias warga pada saat pemilihan yaitu masyarakat beranggapan bahwa pemilihan ulang itu tidak terlalu penting serta tidak mempunyai manfaat dan untung bagi mereka jika salah satu dari calon tersebut terpilih.
Kholilah menjelaskan, dalam pemilihan ini Mahasiswa KKN Stain Mandailing Natal ikut serta dalam membantu proses pemilihan ulang. Mereka juga melihat kurangnya antusilisme warga dalam proses pemilihan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah warga yang berdatangan ke TPS paling banyak dua atau tiga orang dalam satu rombongan dengan selang waktu sekitar setengah jam. Akibat sepinya masyarakat yang datang ke TPS untuk melakukan pemilihan ulang, sehingga para PPS berulang kali melakukan pengumuman melalui pengeras suara masjid yang berada di Jorong Huta Nagodang tersebut. (MRL/Rel)






