MADINA, Mohga – dukungan terhadap Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus kematian Brigadir Josua atau Brigadir J agar diungkap secara terang benderang, terus berdatangan dari kalangan masyarakat terutama cendekiawan muda atau mahasiswa
Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Miswari Simanjuntak SH kepada mohganews menyebut, kasus kematian Brigadir J telah menyita perhatian seluruh rakyat Indonesia, bahkan Presiden RI Joko Widodo sudah tiga kali mengingatkan Polri untuk mengungkap kasus ini secara terbuka dan transparan.
“Semangat masyarakat memperingati momen kemerdekaan RI tahun ini telah diselimuti situasi dengan merebaknya spekulasi masyarakat maupun opini liar yang terus bermunculan sekaitan dengan kematian Brigadir J di rumah dinas mantan kadiv propam Polri. Bahkan, Presiden sendiri sudah tiga kali mengingatkan Kapolri agar kasus ini dibuka secara terang dan transparan kepada publik,” sebut Miswari
“Tentunya kita dari kalangan mahasiswa berharap supaya bapak Kapolri konsisten dan tetap komitmen mengungkap kasus ini seterang-terangnya kepada publik,”
Miswari juga mengajak masyarakat agar tetap sabar menunggu pihak Polri melakukan scientific research berdasarkan prinsip ilmu pengetahuan kriminal, yaitu pembuktian berdasarkan fakta, bukan asumsi.
Di sisi lain, Miswari mengapresiasi langkah Kapolri yang mencopot sejumlah perwira tinggi hingga perwira menengah Polri dalam pusaran kasus ini yang bertujuan untuk memudahkan proses pengungkapan dan penegakan hukum kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.
Irjen Ferdy Sambo sendiri saat ini sudah ditempatkan di Mako Brimob selama 30 hari ke depan. Polisi juga sudah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus kematian Brigadir J. (MN-08)






