MADINA, Mohga – Desa Kuala Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami bencana angin puting beliung, Selasa (15/11/2022)
Belum dipastikan jumlah rumah warga yang rusak. Tapi diperkirakan 20an rumah mengalami kerusakan terutama di bagian atapnya hancur.
Fikil (35) salah seorang warga yang rumahnya ikut rusak kepada mohganews menjelaskan kronologi kejadian bencana ini.
“Kejadiannya sekitar pukul 21:00 Wib tadi malam. Saya dan keluarga berada di dalam rumah, cuaca memang sedang hujan dan anginnya cukup kencang. Lalu setengah jam kemudian terdengar gemuruh angin, saya buka pintu rumah mengecek situasi di luar. Sekejap saja angin kencang sudah di atap rumah, saat itu juga atap rumah kami melayang terbang,” kata Fikil
Angin puting beliung itu terjadi hanya beberapa menit saja. Dan, kata Fikil, bukan rumahnya saja yang terkena dampak melainkan rumah warga lainnya juga
“Setelah angin kencang berhenti ternyata banyak rumah warga yang rusak dan atapnya terbang,” tambahnya
Camat Batahan Irsal Pariadi yang mengetahui kejadian ini turun langsung ke Desa Kuala Batahan. Kepada warga camat berpesan untuk sementara malam itu warga mengungsi di rumah penduduk yang tidak terkena dampak
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, rumah penduduk banyak yang rusak dan sedang dalam pendataan kami. Warga kami sarankan mengungsi ke rumah penduduk yang tidak terdampak sampai situasi aman,” kata Irsal sembari menyebut warga selain mengalami kerusakan rumah juga mengalami kerugian harta benda seperti peralatan rumah tangga
Camat juga mengimbau warga dan pemerintah kecamatan dam forkopimcam agar sama-sama turun membantu mengumpul kembali peralatan rumah yang berserakan pasca dihantam puting beliung.
Warga berharap musibah ini dapat perhatian dari pemerintah maupun swasta untuk membantu meringankan beban kerugian yang ditanggung korban atas bencana ini. (MN-14)






