“Kami harap Pak Erwin kuat menghadapi badai politik yang sedang terjadi”

MADINA – dukungan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengalir sekaitan dengan terseretnya nama ketua DPRD Madina ini dalam sengkarut kasus PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahun 2023.

“Kami hanya bisa mendoakan Pak Erwin kuat menghadapi ujian dan badai politik yang sedang terjadi dan menimpanya,” ujar Yusuf (45), salah seorang warga Panyabungan yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak bermotor, kepada wartawan, Sabtu (21/9/2024)

Yusuf dan beberapa warga lainnya bercerita, terlepas dari kasus yang sedang menimpa Erwin Efendi Lubis itu, di sisi lain ketua DPRD Madina tersebut merupakan sosok yang peduli kepada masyarakat miskin.

“Jujur saja, dari sekian banyak anggota dewan, Pak Erwin ini yang selalu menerima kami orang miskin berkeluh kesah soal ekonomi rumah tangga. Kami yang bekerja cuma sopir becak dan harus menyetor tiap hari, terkadang cuma bisa menutup setoran, kalau lagi sulit kami mengadunya sama Pak Erwin ke posko (kantor DPC Gerindra), alhamdulillah untuk beli beras secukupnya tidak pernah kosong sama pak Erwin, hampir tiap hari selagi pak Erwin ada di posko teman-teman yang lain juga mengadunya ke sana,” ungkap para penarik becak itu.

“Kami tidak paham apa masalah yang sedang dihadapi pak Erwin itu, tapi kami selalu mendukung dan mendoakan semoga dia kuat menghadapi semua persoalan yang dihadapinya. Semoga secepatnya selesai,” harap mereka.

Sebagaimana diketahui, Erwin Efendi Lubis ditetapkan Polda Sumut sebagai tersangka pada proses seleksi PPPK yang diselenggarakan Pemkab Madina. Ia ditetapkan tersangka pada bulan Maret lalu, tetapi diumumkan beberapa bulan setelahnya. Hal ini sempat mengagetkan banyak pihak, tidak sedikit yang menilai ini bagian dari operasi inteligent untuk mematahkan langkahnya maju pada Pilkada Madina tahun 2024. (FAN)