PANYABUNGAN,- Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis SH meninjau kondisi sungai aek kitang, Desa Manyabar Kecamatan Panyabungan, Jum’at sore (24/12/2021).
peninjauan kondisi sungai itu atas keluhan masyarakat setempat kepada Erwin Lubis usai peristiwa banjir pada Sabtu (18/12/2021) kemarin yang mengakibatkan jembatan dan jalan terancam rusak akibat terjangan jalur sungai yang salah arah.
Erwin menerangkan, permasalahan ini seharusnya diprioritaskan oleh pemerintah daerah untuk perbaikan, karena jembatan tersebut merupakan penghubung beberapa desa tetangga di Manyabar.
Di lokasi, Ketua DPC Partai Gerindra ini langsung menghubungi Kepala Dinas PUPR Pemkab Madina, Rully Andri melalui sambungan telepon. Ia meminta secepatnya menurunkan alat berat exavator untuk melakukan pengerukan dan normalisasi arus sungai.
“Kondisi seperti ini harus cepat-cepat diperbaiki karena menyangkut kepentingan masyarakat banyak dan pengguna jalan yang melintasi jalan. Tadi, Kepala Dinas PUPR saya minta paling lama hari Senin lusa menurunkan alat berat untuk perbaikan,” kata Erwin kepada masyarakat di kedai kopi pinggiran sungai.

Untuk itu, ia sangat berharap kepada pemerintah daerah agar segera cepat tanggap memperbaikinya.
“Jika hari selasa alat berat itu tak sampai ke sini, kumpulkan dana dari masyarakat untuk menyewa exavator dan itu akan saya support,” terangnya.
Erwin juga berharap kepada masyarakat Desa Manyabar dan sekitarnya yang bekerja sebagai penambang pasir dan batu di sungai ini agar selalu menjaga kelestarian sungai, bukan malah merusak fasilitas yang sudah dibangun.
“Tanggul sungai ini kan sudah beberapa kali diperbaiki, bahkan uang pribadi saya buat untuk perbaikan. Saya mohon, kita semua sadar untuk tidak merusaknya lagi. Bukan ini saja pekerjaan pemerintah, masih ada yang lain harus dibangun,” tegasnya.
“Mana mungkin kepala desa selalu sanggup mengawas ini. Saya harap kita semua ikut berperan merawatnya,” tutup Erwin
Kepala Desa Manyabar, Ali Musa Nasution mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD atas kepeduliaanya terhadap keluhan masyarakat.
Ali Musa mengaku, apabila sungai itu meluap, tempat pemakaman umum ikut terbenam.
“Terima kasih wakil rakyat kami atas terobosannya dalam memperjuangkan perbaikan arus sungai aek kitang,” imbuhnya. (MN-08)






