PANYABUNGAN,- Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Jafar Sukhairi Nasution menerima sertifikat tanah lahan bandara bertempat di Kecamatan Bukit Malintang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) daerah.
Luas tanah bersertifikat diserahkan tersebut 28 hektar. Sementara sertifikat tanah 5 hektar untuk akses menyusul yang tertinggal.
Usai penyerahan sertifikat, Bupati menerangkan, Pemkab Madina sudah mengusulkan dana untuk kelanjutan pembagunan bandara ke Pemerintah Pusat sebesar 86 miliar pada tahun 2022 dan saat ini masih proses lelang. Kemudian, 2023 sudah mulai di tahap pembagunan terminal.
“Luas lahan yang sudah di bebaskan sampai saat ini sudah mencapai 148 hektar, runway seluas 2.600 meter. Keselurahan sudah dilakukan pematangan lahan bandara, sementara kapasitas pesawat yang bisa landas di bandara kita sampai saat ini masih ATR, namun kita sudah koordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar bisa Take Off dan Landing pesawat Boing,” ujarnya.
Ditanya kapan bandara itu selesai dikerjakan, Bupati mengaku dari hasil koordinasinya dengan Kementerian Perhubungan akan selesai 2024 mendatang.
Adapun letak tanah lahan pembangunan bandara dalam hak pakai pada tahun 2021 diantaranya. Kecamatan Panyabungan Utara terdiri beberapa desa yakni, Suka Ramai seluas 56.581 meter, Huta Damai 46.838 meter, Jambur Padang Matinggi 40.734 meter. Kecamatan Bukit Malintang juga berlokasi pada beberapa desa diantaranya Malintang Julu seluas 35.313 meter, Janji 3.517 meter. (M-08)






