MADINA – Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) disebut bebas dari bekingan atau mengutamakan titipan dari pejabat penting.
Hal itu disampaikan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) seleksi Paskibraka Madina tahun 2025, Martua Matondang, Jumat (20/6/2025).
“Seleksi Paskibraka di Madina mulai dari tahap administratif hingga tahap perengkingan dijalankan sesuai prosedur. Kita tidak berani meluluskan peserta atas intervensi dari pejabat atau pihak lainnya,” kata Martua.
Martua menjelaskan, dalam tahap seleksi, banyak pihak dilibatkan. Seperti dari TNI, Dinas Kesehatan, hingga panitia seleksi di kabupaten sekelas Asisten 2 dan Staf Ahli.
Maka dari itu, Martua menyebut semua tahapan dijalankan dengan terbuka dan transparan. Peserta yang dinyatakan lulus berdasarkan administratif dan teknis.
“Hasil seleksi hari ini adalah berdasarkan kemampuan masing-masing peserta. 34 orang peserta laki-laki dan perempuan yang masuk rangking dari sistim, hari Senin depan akan kita undang ke kantor (Kesbangpol Madina) pengukuran pakaian Paskibraka,” jelas dia.
Ditanya soal penentu nilai dalam setiap tahapan tes, Martua jelas mengaku adalah pihak panitia dari pemerintah daerah yang dilibatkan. (FAN)






