MADINA — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), M. Iqbal, M.Sos, menghadiri Diskusi Publik tentang Darurat Sosial yang digelar di Version Caffe, Kelurahan Dalan Lidang Panyabungan, Rabu (17/9/2025)
Acara yang diselenggarakan oleh Forum Pemuda Madina Peduli Bangsa (FPM-PB) ini mengangkat tema “Faktor Penyebab Meningkatnya Angka Kriminalitas di Mandailing Natal”, sebagai respon terhadap lonjakan kasus kriminalitas yang kian meresahkan masyarakat.
M. Iqbal hadir bersama Ketua Pokjaluh Syarifuddin, S.HI, serta Penyuluh Agama Islam A.S. Zuhdi, S.Sos.I dan Serul Nasution, S.Sos.I. Dalam diskusi tersebut, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi sosial yang terjadi, serta menegaskan komitmen IPARI untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan.
“Kami memandang meningkatnya kriminalitas sebagai tanda darurat moral. Ini bukan sekadar masalah hukum, tapi krisis akhlak yang perlu ditangani melalui pendekatan keagamaan dan penyuluhan yang menyentuh hati masyarakat,” ujar Iqbal.
Ia juga menegaskan bahwa IPARI siap memperluas jangkauan penyuluhan ke sekolah, masjid, dan komunitas rawan, guna memperkuat nilai spiritual dan mencegah potensi kenakalan remaja serta tindak kejahatan lainnya.
Diskusi ini turut melibatkan unsur kepolisian, tokoh masyarakat, dan pemuda, sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi tantangan sosial di Mandailing Natal. (MRL/Rel)






