PMII Madina Sosialisasi Anti-Bullying di SMPN 3 Panyabungan, “Bully Bukan Tren, Empati Itu Keren”

MADINA — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di SMP Negeri 3 Panyabungan dengan mengusung tema “Bully Bukan Tren, Empati Itu Keren”, pada hari Rabu (23/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap bahaya bullying serta menumbuhkan semangat empati dan solidaritas di lingkungan sekolah. Dalam sosialisasi ini, kader PMII secara langsung berinteraksi dengan para siswa/i melalui diskusi, tanya jawab, serta simulasi pendek mengenai bentuk-bentuk perundungan dan cara menghadapinya.

Mardiana Nasution, salah satu pemateri, menyampaikan bahwa bullying bukan hanya persoalan sepele, tetapi bisa berdampak jangka panjang pada kesehatan mental anak.

“Kita ingin membuka mata adik-adik bahwa perundungan, sekecil apa pun, bisa melukai. Penting bagi mereka untuk lebih peka terhadap perasaan teman dan membiasakan empati sejak dini,” ujarnya.

Senada dengan itu, pemateri lainnya, Putri Yasin Nasution, menekankan pentingnya menciptakan ruang aman di sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya tahu apa itu bullying, tetapi juga berani bersuara jika menjadi korban atau melihat temannya mengalami perundungan,” ucap Putri.

Ketua Panitia kegiatan, Dodi Azizi, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, tetapi berdasarkan data nyata.

“Dari angket yang kami bagikan, terlihat bahwa bullying masih menjadi masalah yang cukup mengkhawatirkan, baik secara verbal maupun sosial. Karena itu, kegiatan seperti ini harus dilanjutkan ke sekolah-sekolah lain di Mandailing Natal,” jelas Dodi.

Menanggapi pentingnya kesinambungan program ini, Sekretaris PC PMII Mandailing Natal, Ismail Marzuki, menyatakan bahwa PMII siap bersinergi dengan dinas terkait.

“Kami berharap Dinas Pendidikan dan instansi terkait bisa berkolaborasi dengan PMII Mandailing Natal dalam program jangka panjang untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari bullying. Ini bukan hanya tugas satu pihak, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak SMPN 3 Panyabungan. Para guru menyampaikan apresiasi atas upaya PMII dalam mendorong kesadaran sosial dan menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman.

PMII Madina berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan edukatif dan sosial demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan penuh empati. (MRL)