MADINA – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menghadiri kegiatan pengajian di Pondok Pesantren Mustafawiyah, Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Rabu (9/7/2025).
Dalam sambutannya dihadapan para jemaah, bupati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 yang telah berjalan dengan aman, lancar, dan damai.
“Alhamdulillah, Pilkada telah kita lalui bersama dengan damai. Walaupun dalam perjalanan politik kita sempat berada di arena bersama dengan adinda Harun Mustafa. Namun itu semua berjalan dengan baik, saya mengajak kita semua untuk menghapus seluruh goresan perbedaan itu. Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada sekarang adalah 03 Persatuan Indonesia,” kata Bupati Saipullah.
Saipullah menegaskan, tanpa persatuan dan kebersamaan, jabatan bupati dan wabup tidak akan berarti apa-apa. Karena itu, ia meminta semua elemen masyarakat untuk menyatukan langkah demi pembangunan Madina yang lebih baik ke depan.
“Mari kita bersatu, karena tanpa persatuan, kami sebagai bupati dan wakil bupati tidak ada artinya. Kami berharap dukungan, saran, dan bimbingan dari seluruh masyarakat. Tolong ingatkan kami jika ada yang kurang atau salah,” katanya.
Bupati juga menyampaikan maraknya peredaran narkotika di kalangan generasi muda. Ia menitipkan pesan kepada seluruh orang tua agar senantiasa mengawasi dan memperhatikan perilaku anak-anak di rumah.
“Bahaya narkoba ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau anak-anak kita sudah ketagihan, itu sangat berbahaya. Jika hal ini terus terjadi, Madina akan kehilangan generasi penerus,” katanya.
Selain narkotika, bupati juga mengingatkan masyarakat terkait maraknya judi online yang kini menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Tolong juga diingatkan anak-anak kita agar jangan terjerumus pada judi online. Karena ini bisa menghancurkan masa depan mereka,” katanya.
Dalam sambutannya, bupati turut menyampaikan program Presiden RI terkait Koperasi Merah Putih yang kini telah hadir di seluruh desa di Madina. Program ini diharapkan dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat desa dan meningkatkan kesejahteraan.
“Koperasi Merah Putih ini adalah program yang luar biasa untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Semua desa sudah memilikinya. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkannya bersama-sama,” jelasnya.
Selain iti Bupati juga menyampaikan program nasional Makanan Gizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden tahun ini.
Program ini, kata Saipullah, membutuhkan dapur di setiap titik untuk menyiapkan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama anak-anak, sehingga membuka peluang ekonomi bagi warga.
“Program MBG ini adalah peluang yang diberikan Presiden kepada kita semua. Karena dalam pelaksanaannya dibutuhkan ikan, sayur, dan berbagai bahan makanan lainnya. Ini peluang ekonomi bagi petani, pedagang, dan seluruh pelaku usaha di Madina. Mari kita kerjakan bersama-sama agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Hadir pada kesempatan tersebut, Pj. Sekda Madina Sahnan Pasaribu, para Kepala OPD, Kabag dan mudir Ponpes Mustofawiyah H. Mustafa Bakri. (FAN)






