Penambang Sirtu di Sungai Batang Natal Tewas Tertimpa Batu, Kapolsek: Keluarganya Sudah Ikhlas

MADINA – Seorang penambang pasir dan batu (Sirtu) di sungai Batang Natal, tepatnya di Dusun Batu Gajah, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditemukan tewas tertimpa batu besar di pinggir sungai, Kamis (26/6/2025).

Korban tersebut bernama Ilman, warga Desa Lancat, Kecamatan Lingga Bayu.

Kapolsek Lingga Bayu, AKP Parsaulian Ritonga membenarkan penemuan mayat di bawah batu besar jarak 100 meter dari jalan raya di pinggir sungai Batang Natal masuk wilayah Dusun Batu Gajah.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa ini mereka ketahui berdasarkan informasi dari masyarakat. Seorang pria yang memiliki pekerjaan sehari-hari mencari batu dan pasir di sungai Batang Natal tertimpa batu hingga meninggal dunia.

“Informasi dari masyarakat kita tindaklanjuti bersama Koramil 16 Batang Natal dan Puskesmas setempat. Korban telah meninggal dunia dan saat ini sudah berada di rumah duka di Desa Lancat,” kata Kapolsek Lingga Bayu.

Mantan Kapolsek Kotanopan itu menerangkan, berdasarkan keterangan saksi, Sakpar, korban ditemukan ketika Sakpar selaku saudara korban mencari ke sungai Batang Natal karena tidak pulang kerumahnya. Korban pergi mencari sirtu ke sungai tersebut pada Rabu 25 Juni pukul 10.00 WIB.

“Sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi, adik korban bernama Sakpar pergi mencari ke sungai tersebut dan menemukan Ilman dalam kondisi tertimpa batu,” jelasnya.

AKP P Ritonga menyebut, keluarga korban tidak menuntut peristiwa ini, baik secara pidana maupun perdata. Pihak keluarga juga telah menerima peristiwa ini dengan ikhlas.

“Pihak keluarga menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah dan cobaan dari Allah SWT,” tutupnya. (FAN)