PALAS – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Muniruddin Ritonga SHI, MAg melakukan kunjungan ke SMKN 1 Huristak, Desa Pasir Lancat, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (10/5/2025)
Kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi penyebarluasan Ideologi Pancasila dan penguatan wawasan kebangsaan. Hadir Camat Huristak, Arif Tastas Harahap, Kepala Desa Pasir Lancat lama yang diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes), Rajulan Harahap, Kepala Sekolah SMKN 1 Huristak diwakili Erni Maharani Hasibuan dan Amiruddin Hasibuan selaku Komite Sekolah.
Erni Maharani Hasibuan mewakili kepala SMKN 1 Huristak mengatakan kunjungan anggota DPRD Sumut tersebut merupakan kebanggaan bagi mereka. Erni berharap dengan kehadiran Muniruddin Ritonga dapat mengakomodir berbagai kekurangan fasilitas dan kelengkapan gedung sekolah.
“Kami bangga dan merasa terhormat karena mendapat kunjungan DPRD Sumut, kami berharap kiranya bapak bisa mengusulkan kekurangan pembangunan sekolah kami ini kepada pemerintah provinsi, terutama pembangunan pagar sekolah,” kata Erni
Camat Huristak, Arif Tastas Harahap mengatakan ini kunjungan pertama anggota DPRD provinsi ke wilayah mereka pasca pemilihan legislatif tahun lalu. Arif juga mengusulkan beberapa pembangunan di wilayah itu.
“Fasilitas infrastruktur jalan dan pendidikan masih banyak kekurangan di wilayah kami. Kami mohon ini menjadi atensi agar kiranya diperjuangkan ke pemerintah provinsi Sumut,” kata camat.
Anggota DPRD Sumut, Muniruddin Ritonga yang akrab disapa Munir menanggapi usulan baik dari camat, kepala sekolah dan tokoh masyarakat.
Selanjutnya Munir mengatakan ia bergembira bisa bertemu langsung dengan masyarakat Huristak dalam kegiatan sosialisasi ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan.
Terkhusus kepada para siswa SMKN 1 Huristak, Munir berpesan agar memanfaatkan masa sekolah dengan baik. Menyerap wawasan pengetahuan juga mengamalkannya dalam kehidupan. Munir menjelaskan bahwa pemahaman dan pengamalan ideologi pancasila sudah mulai tergerus zaman, hal ini akan berdampak pada nilai-nilai kecintaan terhadap negara kesatuan Republik Indonesia yang diperjuangkan para Pahlawan dengan berkorban harta hingga nyawa.
“Negara ini tidak berdiri begitu saja. Banyak yang sudah berkorban harta dan nyawa. Pahlawan kita rela menumpahkan darah untuk mengusir penjajah. Lalu kita yang hidup sekarang harus melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya karya yang mendukung pembangunan. Pancasila sebagai ideologi bangsa harus kita junjung tinggi sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan terdahulu yang telah berjuang untuk memerdekakan bangsa ini,” jelas Munir.
Selain itu, Munir juga berpesan kepada siswa SMKN1 Huristak agar tidak menyia-nyiakan masa muda, karena keberhasilan di masa akan datang ditentukan dengan usaha kerja keras yang dilakukan hari ini.
“Di dalam agama kita diajarkan bahwa Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang hingga dia sendiri yang menciptakan perubahan itu bagi dirinya, tentu dengan usaha dan kerja keras namun tetap harus disertai dengan doa,” pesannya, sembari mengatakan kriteria seorang pelajar harus mengamalkan: Disiplin, Jujur, Bertanggungjawab, Menghormati orangtua, dan menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing.
“Dengan Demikian 5 hal di atas kita amalkan maka secara otomatis kita sudah mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila,” pungkasnya.
Narasumber Ahmad Yunus Mokoginta Harahap,MA menyampaikan dalam paparannya Beradab artinya memanusiakan manusia dan jangan pernah menganggap orang lain rendah. Pancasila sebagai ideologi negara harus menjadi dasar kita dalam bertindak dan berperilaku di kehidupan sehari-hari, baik dirumah, di sekolah, dan di lingkungan masyarakat sehari-hari. (MRL/Rel)






