MADINA – 40 orang pegawai leasing di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti sosialisasi Safety Riding bersama PT Indako Trading Company Medan bekerja sama dengan PT Prima Agung Motorindo II Panyabungan, Kamis (22/8/2024) di Cafe AMJ, Kelurahan Kotasiantar.
Lima perusahaan leasing di Kabupaten Madina yang mengikuti sosialisasi Safety Riding yakni ITC, FIF, MCF, ADIRA dan IMFI. Pegawai leasing tersebut menyatakan siap menjadi pelopor keselamatan berkendara di Kabupaten Madina.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Cabang PT Prima Agung Motorindo II Panyabungan Bambang melalui Kepala Operasional Handhika bersama kru dan karyawan. Seterusnya dari PT Indako Trading Company Sofian Hazri dan Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madina Iptu Famda Egga Prasnanda.
Sofian dari PT Indako Trading Coy menyampaikan materi lengkap soal Safety Riding atau keselamatan berkendaraan. Dia mengatakan, angka kecelakaan di Indonesia tahun 2022 dari data Korlantas Polri, lebih banyak disumbang dari Sepeda Motor.
“Tahun 2022, data yang kita himpun dari Korlantas Polri, 137.851 angka kecelakaan untuk semua jenis kecelakaan. 74 persen penyumbang kecelakaan adalah sepeda motor,” katanya.
Sofian juga menerangkan, usia penyumbang kecelakaan di Indonesia adalah pengendara berusia 15 hingga 39 tahun. Dia berharap kepada seluruh karyawan Leasing yang ikut dalam sosialisasi agar menyampaikan ilmu yang diperoleh kepada keluarga, sahabat dan masyarakat.
“Berkendara itu mempunyai aturan, bukan hanya pandai-pandai bawa saja. Ada lima kelengkapan yang harus kita taati apabila berkendara, seperti memakai helm, jaket, sepatu, sarung tangan dan celana panjang,” jelasnya.
“Selain mematuhi kelengkapan itu, berkendara juga harus patuh dan taat lalu lintas, jangan pernah ceroboh dalam semua hal, contohnya ceroboh terhadap lalu lintas dari depan, gagal menjaga jarak aman, ceroboh saat belok, melampaui batas kecepatan dan ceroboh saat mendahului,” sambungnya.
Terakhir, Sofian menyebut faktor utama penyebab kecelakaan, adalah faktor Manusia karena yang mengendalikan kendaraan itu adalah manusia.
“Kecelakaan itu bisa dicegah, itu semua ada pada diri kita sendiri. Patuhi aturan, maka kita akan selamat dari kecelakaannya,” tutup Sofian.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madina Iptu Famda Egga mengapresiasi kegiatan sosialisasi Safety Riding oleh PT Indako Trading Company dan PT Prima Agung Motorindo II Panyabungan.
“Kegiatan ini kami apresiasi, semoga rutin dilaksanakan ke depannya,” kata Famda.
Famda mengatakan, paling banyak penyebab terjadinya kecelakaan di Kabupaten Madina itu adalah kendaraan yang tidak memiliki lampu depan, rem dan sen.
“Penyebab laka lantas, tidak menggunakan lampu. Itulah penyebab kecelakaan paling banyak di Madina. Kami dari Satlantas juga rutin melakukan penindakan pelanggaran kasat mata secara terus menerus. Itu adalah bukti karena kita sayang sama masyarakat,” jelasnya.
Famda mengimbau para peserta sosialisasi Safety Riding untuk mengingatkan keluarga, family dan sahabat untuk patuh berlalu lintas.
“Jadilah pelopor berkendara dengan baik. Berikan contoh positif bagi masyarakat,” harap Kasat Lantas. (FAN)






