MohgaNews|Madina – Warga Desa Pidoli Lombang dihebohkan atas penemuan mayat bayi di irigasi aliran sungai Parduaan Dusun IV (Aek Bondar Godang) di Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Nat (Madina), Sabtu (16/11) sore sekitar pukul 18:00 WIB.
bayi terbungkus dalam tas berwarna biru tersebut dipastikan sudah meninggal dunia saat ditemukan oleh warga setempat. Dan, kondisi fisiknya sudah rusak.
Kapolsek Panyabungan AKP Andi Gustawi Lubis yang ditemui MohgaNews Sabtu malam (16/11) di RS Umum Panyabungan mengatakan, mayat bayi tersebut pertama kali dilihat warga bernama Nurlela. Kemudian, memberitahukannya kepada kepala desa, selanjutnya melalui Kepala Desa mereka melaporkan kepada anggota Polisi Bhabinkamtibmas Aipda Nasrun Rambe.
“Keterangannya, si Nurlela ini kebelakang rumahnya tepatnya di Aek Bondar Godang itu. Ia melihat ada yang mengapung seperti boneka. Ia heran dan langsung memanggil beberapa warga guna memastikan apa yang dilihat itu,” kata Andi.
Selanjutnya, Nurlela bersama beberapa warga lainnya memastikan apa yang dilihat itu. Ternyata yang mirip boneka yang dimaksud adalah sosok mayat bayi. Sontak, mereka pun panik dan langsung menghubungi Aipda Nasrun Rambe Polisi Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Pidoli Lombang tersebut.
“Aipda Nasrun Rambe bersama beberapa warga langsung melakukan evakuasi dan mengangkat mayat orok bayi tersebut dari saluran air itu,” ungkap Andi.
Dari keterangan yang didapat dari Dokter di Rumah Sakit Umum Panyabungan, lanjut Andi, orok mayat ini diperkirakan berusia 7 bulan. Dan, sekarang pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Dugaan sementara ini, bayi ini sengaja dibuang pelaku, sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan,” terangnya. (MN-04)






