PALUTA, Mohga – Ketua Umum Kesaktuan Aksi Mahasiswa Intelektual (KAMI) Sumatera Utara (Sumut) Erwin Harahap merespon isu dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan soal pertemuan Ketua KPK Firlu Bahuri dengan Syahrul Yasin Limpo
Erwin Harahap mengingatkan semua pihak sehubungan dengan proses hukum sedang berjalan yang sedang ditangani oleh pihak berwajib dan polisi juga tegas dalam bertindak soal 12 pucuk pistol.
Ia juga mengatakan bahwa framing media sepihak karena prosedural hukum sedang berjalan dan perjumpaan tersebut terjadi pada tahun 2022.
Mengutip dari pernyataan mantan atlet bulu tangkis yang dituturkan di salah satu media, ia mengatakan apakah ada yang salah main badminton Pimpinan KPK dan SYL tidak ada yang salah pada foto tersebut.
“Sesuai data dan fakta lagi pula logika hukumnya alat bukti uang tunai 30 miliar Dokumen dan bukti elektronik 12 pucuk senjata api, ditemukan oleh KPK,” katanya, Kamis (12/10/2023)
Terkait hal ini Erwin menduga ada perlawanan pelaku tindak pidana korupsi dengan modus membenturkan aparat penegak hukum dengan menggembosi Pimpinan KPK.
“Kita dapat verifikasi bersama sama bahwa belakangan ini seperti tahun lalu, terjadi penyalahgunanan foto lembaga mengatasnamakan Pimpinan KPK Firli Bahuri beredar bila lembaganya menghubungi sejumlah menteri hingga anggota DPR RI. Namun, pernyataan tersebut tidak benar, Firli mengaku tak pernah melakukannya,” jelas Erwin
“Menteri SYL Playing Victim dengan menyudutkan Pimpinan KPK, Dan tidak mempengaruhi ketegasan KPK dalam proses hukum Karna KPK kuat bersama rakyat,” tegas Erwin. (MN-16)






