MADINA, Mohga – Pemerintah Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natak (Madina) mengadakan rapat triwulan membahas bahas masalah stunting dan Imunisasi di wilayah pesisir Pantai Barat
Hadir dalam rapat tersebut Camat Batahan Irsal Pariadi SSTP, Korwil XIV dinas pendidikan Budi Purnomo, Kapolsek IPTU Maranaek Dalimunthe, Danramil 20 Batahan SP. Siregar, Kepala puskesmas bersama anggota, Kepala desa dan Pj kades, pegawai kantor camat, bidan desa, perwakilan PT Sago Nauli dan kader posyandu desa sekitar Batahan.
Camat Batahan Irsal Pariadi S.STP meminta Kepada KUD dan perusahaan sekitar Batahan untuk ikut memberikan perhatian.
“Terkait masalah Stunting di Kecamatan Batahan ini di sini kami mengajak para KUD dan perusahaan sekitar untuk ikut memperhatikan warga yang mengalami Stunting ini, tujuannya agar warga yang Stunting ini bisa terperhatikan lebih intens,” ucap camat di aula Kantor Kecamatan, Senin (17/7/2023)
Menanggapi permintaan camat Batahan, perwakilan PT Sago Nauli dan PTPN IV yang hadir menyatakan siap menindaklanjuti hasil rapat dan akan menyampaikan ke pimpinan mereka masing-masing.
Selanjutnya camat juga membahas terkait kendala masyarakat yang enggan untuk mengikuti imunisasi ke posyandu sehingga pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) jadi minim.
“Kalau tadi informasi dari pihak puskesmas katanya ibu-ibu takut anaknya demam setelah melakukan suntik imunisasi. Dalam hal ini mohon diberikan penjelasan kepada kaum ibu bahwa demam setelah melakukan imunisasi itu biasa, itu reaksi obat yang disuntikkan dan itu tidak berbahaya bagi sianak,” tutupnya. (MN-14)






