Pemuda LIRA: Investasi untuk Sejahterakan Rakyat

0
648

Panyabungan| daerah yang maju tidak terlepas dari pengelolaan sumber daya alam yang baik, dan investasi yang berjalan dengan baik akan memberi manfaat besar untuk kesejahteraan rakyat

Demikian disampaikan Ketua DPD Pemuda LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Asron Nasution kepada MohgaNews, Jumat (12/2/2021)

Asron didampingi Sekretaris, Subhan Lubis dan pengurus menyampaikan investasi merupakan salah satu sektor pendukung untuk kemajuan daerah. Bukan hanya kontribusi bagi pembangunan daerah, tetapi bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Namun, setiap investor wajib mengutamakan keselamatan pekerja dan masyarakat yang berada di wilayah kerjanya.

Hal ini disampaikan Ketua DPD Pemuda LIRA terkait peristiwa pada tanggal 25 Januari di Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi pada saat perusahaan panas bumi PT Sorik Merapi Geotermal Power (SMGP) melakukan uji coba pengoperasian sumur uap panas bumi.

Asron menyampaikan turut belasungkawa atas musibah yang dialami warga Desa Sibanggor Julu. Dan peristiwa tersebut perlu dibuat sebagai pelajaran bagi semua pihak, khususnya perusahaan supaya melakukan setiap kegiatan mengedepankan SOP (Standard Operating Precedure) sehingga tidak membahayakan masyarakat maupun pekerja.

Di sisi lain, Asron menyebut SMGP merupakan proyek nasional guna memenuhi kebutuhan listrik. Tentu saja proyek tersebut sangat diperlukan mengingat masih banyak desa di Indonesia yang kekurangan pasokan listrik

“Soal peristiwa 25 Januari, kami turut berduka, itu musibah yang tidak diinginkan siapapun. Yang perlu bagi kita saat ini bagaimana kejadian itu bisa jadi bahan evaluasi agar perusahaan ke depan bekerja dengan baik dan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di dalam maupun di luar wilayah kerja perusahaan. Perusahaan juga kita harapkan bisa membawa manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat dan daerah.

“Kemudian, kami juga memperhatikan bahwa SMGP sudah menunjukkan tanggung jawab mereka, sejak awal kejadian hingga tercapainya kesepakatan antara perusahaan dengan warga. Bahkan perusahaan berjanji untuk meningkatkan perhatian mereka kepada masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Dan soal proses hukum, kami sepakat mendukung proses hukum yang dilakukan Kepolisian maupun Kementerian ESDM,” terang Asron dan Subhan

Ditambahkan, Pemuda LIRA berpandangan tidak tepat apabila proyek nasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dihentikan dikarenakan itu sudah bagian dari objek vital yang perlu dilanjutkan. Tetapi, keamanan masyarakat harus diperhatikan.

“Itu (keamanan dan kenyamanan) tidak bisa ditawar-tawar, itu wajib diperhatikan. Bagi perusahaan yang mematuhi itu, kenapa harus dihentikan. Masyarakat kita perlu lapangan kerja, dan daerah kita memerlukan penambahan pendapatan,” tambahnya

Karena itu, sambung Asron, DPD Pemuda LIRA meminta semua pihak supaya objektif melihat setiap permasalahan dari semua sudut dan tidak menarik permasalahan itu kepada kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kita harus melihat secara objektif, jangan dari hanya satu sudut, dan tidak menarik permasalahan ini untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Kalau soal proses hukum yang dituntut kita sangat sepakat.

“Daerah kita ini memerlukan investasi untuk kemajuan ekonomi masyarakat. Mari kita dorong Pemerintah Daerah untuk membuka kesempatan seluas-luasnya kepada investor yang mau berusaha di daerah kita dan mematuhi semua aturan dan keselamatan kerja. Karena alokasi anggaran daerah tidak cukup untuk memajukan Kabupaten Madina,” pungkasnya. (MN-01/rel)